Tanda Bahaya Kesehatan Mata Pada Anak

Kenali Beberapa Tanda Bahaya Kesehatan Mata Pada Anak

Kenali sedini mungkin tanda bahaya kesehatan mata pada anak guna menghindari resiko kerusakan mata yang lebih serius.

Selamat datang di http://obatkhususmata.com/ salah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi green world, pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Dalam kesempatan kali ini, pihak alfian herbal akan memberikan informasi kesehatan seputar mata yang akan mengutip mengenai “tanda bahaya kesehatan mata pada anak”.

tanda bahaya kesehatan mata pada anakBaca juga : Retina Mata Dan Cara Merawat Kesehatannya

Jangan salah, gangguan mata pada anak ternyata bisa terjadi sejak ia dalam kandungan! Wanita hamil (terutama yang usia kandungannya masih muda) yang menderita Rubella alias campak Jerman, atau virus lain, dapat melahirkan bayi berkatarak. Apa tandanya? “Sejak lahir, lensa matanya keruh dan putih,” jelas Dr. Abdul Manan Ginting, Sp.M, spesialis mata dari Jakarta Eye Center.

Gangguan penglihatan pada anak bisa menghambat perkembangannya. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Sebaiknya orang tua lebih memperhatikan kondisi anak dari ujung rambut sampai ujung kuku karena anak usia dini belum bisa mengerti dengan gangguan kesehatan yang dialaminya. Berikut ini gangguan penglihatan yang kerap dialami anak usia dini:

  • Kelainan refraktif

Kelainan ini merupakan ketidaknormalan bentuk  mata yang menyebabkan terjadinya salah bias dan menyebabkan pandangan menjadi kabur. Gangguan mata ini bisa berupa rabun dekat, rabun jauh, dan silinder. Fakyor genetik dan kebiasaan buruk menjadi penyebab kelainan mata ini. Gejala yang sering ditunjukkan penderita ganggaun refraktif adalah kerap menyipitkan mata saat menatap objek dari jarak jauh atau dekat.

  • Ambliopia atau mata malas

Gangguan ambliopia disebabkan berbagai faktor yang mengakibatkan otak hanya memproses informasi visual dari  satu mata yang dominan. Akibatnya, anak mengalami gangguan pada perkembangan penglihatannya. Bahkan anak bisa kehilangan penglihatan secara permanen bila tidak segera ditangani. Waspadalah bila kedua mata anak tidak bergerak bersamaan, anak cenderung memeiringkan kepala untuk melihat sesuatu, dan memiliki kelopak mata yang turun.

  • Strabismus atau juling

Kondisi mata juling biasanya tidak berada dalam posisi yang sejajar. Jika tidak ditangani gangguan mata ini bisa menyebabkan ambliopia. Ada beberapa bentuk gejala strabismus:

-Esotropia yakni satu atau kedua mata mengarah ke hidung.
-Eksotropia yakni satu atau kedua mata mengarah keluar.
-Hipertropia yakni satu atau kedua mata menatap ke atas.
-Hipotropia, kebalikan dari hipertropia.

  • Buta warna

Buta warna jelas penyakit keturunan. Lebih sering pada anak laki-laki dibanding anak perempuan. Dibawa oleh kromosom Y. sampai saat ini belum ada terapi buta warna. Di Jepang baru sedang dicoba untuk mengganti sel-sel keruucut pada retina, penyebab terjadinya buta warna, tapi belum dinyatakan berhasil.

Anak buta warna sejak lahir tidak mengenal warna merah, hijau, dan biru secara baik. Yang ringan masih bisa membedakannya, tapi yang berat, hanya berkemampuan dengan bergradasi hitam putih belaka. Sehingga persepsinya terhadap ketiga warna itu menjadi berbeda dengan orang normal.

Adakalanya anak tidak sadar, ia mengidap buta warna. Bahkan orang tuanya pun mungkin tidak tahu si anak buta warna. Terutama jika buta warnanya ringan. Sehingga sering kaget ketika masuk perguruan tinggi sebab untuk jurusan teknik elektro dan kedokteran, misalnya, tidak boleh buta warna.

Perlu diketahui, di retina terdapat dua jenis sel, yakni sel batang dan sel kerucut. Sel batang untuk kemampuan membedakan terang gelap, sedang sel kerucut untuk membedakan warna-warna. Pada anak buta warna, sel kerucut di retina matanya, abnormal sehingga terganggu kemampuannya membedakan warna merah, hijau dan biru dengan derajat yang berbeda-beda,

Dengan melakukan tes membaca ishihara, buta warna didiagnosis. Buku berisi gambar-gambar bertuliskan angka-angka, sedemikan rupa, sehingga orang buta warna tidak bisa tepat membaca angka-angka yang orang normal dapat melihatnya dengan jelas.

  • Bufthalmus

Penyakit ini juga tergolong penyakit mata dengan tekanan bola mata yang meninggi sejak lahir. Akibat tekanan bola mata yang meninggi, ukuran bola mata bayi sangat besar. Keadaan ini mengganggu kornea mata. Anak takut melihat cahaya, timbul gangguan kelopak mata, kornes membengkak, dan warna kornea menjadi keruh.

Untuk mengurangi bendungan cairan bola mata, yang membuat tekanan bola mata yang meninggi dilakukan operasi sayatan (goniotomy) sesegera mungkin agar perkembangan mata dan ketajaman penglihatan anak tidak sampai terganggu.

Deteksi Dini Kesehatan Mata dan Penglihatan Pada Bayi

Kesehatan mata dan penglihatan yang baik memainkan peran penting dalam bagaimana bayi dan anak-anak belajar untuk melihat. Kesehatan Mata dan masalah penglihatan pada bayi dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan. Hal ini penting untuk mendeteksi masalah dini untuk memastikan bayi memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan visual yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan belajar.

Usia 0- 24 Bulan Bayi belajar untuk melihat selama periode waktu, seperti mereka belajar berjalan dan berbicara. Bayi tidak langsung lahir dengan semua kemampuan visual yang mereka butuhkan dalam hidup. Kemampuan untuk fokus mata, gerakan memindahkan mata dengan akurat, dan menggunakannya bersama-sama sebagai sebuah gerakan yang terkoordinasi harus dipelajari. Mereka juga perlu belajar bagaimana menggunakan informasi visual mata kirim ke otak mereka untuk memahami dunia di sekitar mereka dan berinteraksi dengan tepat.

Orang tua memainkan peran penting dalam membantu untuk menjamin mata anak mereka dan visi dapat berkembang dengan baik. Langkah-langkah yang setiap orangtua harus meliputi:

-Mencermati tanda-tanda masalah mata dan penglihatan.
-Mencari perawatan mata profesional dimulai dengan penilaian penglihatan secara komprehensif pada sekitar usia 6 bulan.
-Membantu anak meninghkatkan perkembangan penglihatan dengan terlibat dalam kegiatan yang sesuai dengan usia.

Langkah-langkah dalam Stimulasi Perkembangan Penglihatan Bayi

Saat lahir, bayi tidak dapat melihat seperti anak-anak lebih tua atau orang dewasa. Mata mereka dan sistem penglihatan mereka belum sepenuhnya berkembang. Tapi perkembangan yang signifikan terjadi selama beberapa bulan pertama kehidupan.

Berikut ini adalah beberapa pedoman yang harus diperhatikan dalam visi dan perkembangan anak. Penting untuk diingat bahwa tidak setiap anak adalah sama dan beberapa dapat mencapai tonggak tertentu pada usia yang berbeda.

  • Sampai sekitar usia 3 bulan, mata bayi tidak fokus pada objek lebih dari 20 sampai 25 cm dari wajah mereka.
  • Saat lahir, penglihatan bayi secara bersamaan menerima segala macam stimulasi visual.
  • Meskipun mereka mungkin dapat melihat tajam pada target yang sangat kontras, bayi belum mengembangkan kemampuan untuk dengan mudah membedakan antara dua sasaran atau memindahkan mata mereka antara dua gambar. Fokus utama mereka adalah pada objek 20 sampai 25 cm dari wajah mereka atau jarak ke wajah orangtua.
  • Selama bulan-bulan pertama kehidupan, mata mulai bekerja bersama-sama dan visi cepat membaik. Koordinasi mata-tangan mulai berkembang sebagai bayi mulai pelacakan benda bergerak dengan mata nya dan mencapai bagi mereka. Pada delapan minggu, bayi mulai lebih mudah fokus mata mereka di wajah orang tua atau orang lain di dekat mereka.
  • Untuk dua bulan pertama kehidupan, mata bayi tidak terkoordinasi dengan baik dan mungkin muncul gerakan yang tidak beraturan. Hal ini biasanya masih dianggap normal. Namun, jikagangguan mata itu timbul terlalu sering dan terus menerus harus dilakukan evaluasi untuk diperbaiki bila terdapat kelainan.
  • Bayi harus mulai mengikuti benda bergerak dengan mata mereka dan meraih hal-hal di sekitar tiga bulan usia.

Tanda gangguan mata dan penglihatan timbulnya masalah mata dan penglihatan pada bayi jarang terjadi. Kebanyakan bayi mulai hidup dengan mata sehat dan mulai mengembangkan kemampuan visual yang akan mereka butuhkan sepanjang hidup tanpa kesulitan. Tapi kadang-kadang, kesehatan mata dan gangguan penglihatan bisa berkembang. Orangtua perlu mencari tanda-tanda berikut yang mungkin indikasi mata dan masalah penglihatan:

-Air mata berlebihan – hal ini dapat menunjukkan penyumbatan saluran air mata
-Kelopak mata merah – ini bisa menjadi tanda infeksi mata
-Mata berputar Konstan – ini mungkin menandakan masalah dengan kontrol otot mata
sensitivitas terhadap cahaya berlebihan– ini mungkin menunjukkan tekanan tinggi di mata
-Timbulnya pupil mata berwarna putih – ini mungkin menunjukkan adanya kanker mata

Terus kunjungi situs http://obatkhususmata.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, karena kami akan terus update setiap harinya.

Tanda Bahaya Kesehatan Mata Pada Anak

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *