Deteksi Buta Warna Sejak Dini Pada Anak

Deteksi Buta Warna Sejak Dini Pada Anak Merupakan Hal Penting

Deteksi buta warna sejak dini pada anak, dengan mengetahui sejak dini, orangtua bisa menuntun arah masa depan anak.

Selamat datang di http://obatkhususmata.com/ salah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Pada artikel obat khusus mata ini kami akan berbagi informasi seputar kesehatan mata yang akan meliputi deteksi buta warna sejak dini pada anak. Nah, jika anda atau dalam keluarga anda ada yang memiliki kelainan buta warna, maka anda perlu waspada. Karena anak-anak anda memiliki kecenderungan mengalami hal yang sama. Ini dikarenakan kelainan tidak bisa melihat warna secara lengkap ini mayoritas diakibatkan oleh faktor keturunan.

Alangkah baiknya jika orangtua dapat mendeteksi kelainan buta warna pada anak sejak dini. Dengan mengetahui sejak dini, orangtua bisa menuntun arah masa depan anak. Mendeteksi gejala buta warna pada seorang anak sejak dini sangatlah penting dilakukan. Hal ini terkait dengan tumbuh kembang si anak kedepannya. Dengan mengetahui dan memastikan apakah seorang anak mengalami buta warna atau tidak, maka kita bisa mencari antisipasi dan solusi terbaik yang bisa kita berikan kepadanya.

deteksi buta warna sejak dini pada anakMisalnya bagaimana kita bisa menciptakan lingkungan “sosial” dirumah dengan baik. Memilihkan warna-warna yang sesuai untuk perabot kamar, pakaian, peralatan sehari-hari hingga kebutuhan sekolahnya. Kita juga bisa memberikan informasi kepada sekolah dan guru tempat si anak menuntut ilmu. Sehingga seorang Guru bisa membantu anak tersebut mendapatkan pendidikan yang sama baaiknya dengan yang didapat teman-teman “normal” lainnya. Kita juga bisa dengan mudah mengarahkan anak untuk “menentukan” cita-citanya sejak awal. Seperti pada umumnya, anak-anak bercita-cita menjadi seorang Pilot, Dokter, Tentara, Polisi dan lain-lain.

Jika kita sudah mendeteksi kelainan buta warna pada si anak, maka kita bisa memberikan pengertian kepadanya tentang apa yang ia hadapi. Dan pelan-pelan bisa mengarahkannya untuk mencapai cita-cita yang lebih mungkin ia gapai, karena kendala yang ia miliki.

Ketahui Penyebab Penyakit Buta Warna

Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor genetis. Buta warna merupakan kelainan genetika yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, kelainan ini sering juga disebut sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna. Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada laki-laki dan perempuan. Seorang perempuan terdapat istilah ‘pembawa sifat’, hal ini menujukkan ada satu kromosom X yang membawa sifat buta warna.

Perempuan dengan pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelainan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya, tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anaknya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tersebut menderita buta warna. Saraf sel pada retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap hitam dan putih, serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, terutama sel kerucut.

Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana jika dunia ini hanya memiliki dua variasi warna (hitam dan putih)? Tentu saja ini akan sangat membosankan, warna-warni yang indah dipercaya dapat memberikan sensasi yang menyenangkan bagi otak dan bahkan menjadi obat bagi mereka yang stres.

Jenis-jenis buta warna secara umum

Banyak orang berpikir siapa pun yang dinyatakan sebagai ”Buta Warna” berarti ia hanya bisa melihat warna hitam dan putih, seperti menonton film atau televisi hitam putih. Itu pemahaman yang tidak salah tetapi pada kenyataan nya di kehidupan sehari-hari penderita buta warna justru banyak yang bisa melihat banyak warna tetapi tidak bisa melihat warna merah atau hijau. Biasanya ketidak mampuan untuk bisa melihat warna merah ataupun hijau ini biasa disebut buta warna parsial sedangkan yang hanya mampu melihat warna hitam dan putih biasa disebut Buta Warna Total(Monochromacy). Untuk mendeteksi apakah seseorang menderita buta warna atau tidak yaitu dengan menggunakan BUKU ISHIHARA. Secara umum buta warna di bedakan dibedakan menjadi 2 macam yaitu buta warna total dan buta warna parsial. Tetapi jika dilihat dari faktor penyebabnya, buta warna dapat dibedakan dalam beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis buta warna:

-Anomalous trichromacy
Anomalous trichromacy adalah gangguan penglihatan warna yang dapat disebabkan oleh faktor keturunan atau kerusakan pada mata setelah dewasa. Penderita anomalous trichromacy memiliki tiga sel kerucut yang lengkap, namun terjadi kerusakan mekanisme sensitivitas terhadap salah satu dari tiga sel reseptor warna tersebut. Penderita buta warna dapat melihat berbagai warna akan tetapi dengan interpretasi berbeda dari pada normal yang paling sering ditemukan adalah:

a) Trikromat anomali, kelainan terdapat pada short-wavelenght pigment (blue). Pigmen biru ini bergeser ke area hijau dari spectrum merah. Penderita mempunyai ketiga pigmen kerucut akan tetapi satu tidak normal, kemungkinan gangguan dapat terletak hanya pada satu atau lebih pigmen kerucut. Pada anomali ini perbandingan merah hijau yang dipilih pada anomaloskop berbeda dibanding dengan orang normal.
b) Deutronomali, disebabkan oleh kelainan bentuk pigmen middle-wavelenght (green). Dengan cacat pada hijau sehingga diperlukan lebih banyak hijau, karena terjadi gangguan lebih banyak daripada warna hijau.

-Dichromacy
Dichromacy adalah jenis buta warna di mana salah satu dari tiga sel kerucut tidak ada atau tidak berfungsi. Akibat dari disfungsi salah satu sel pigmen pada kerucut, seseorang yang menderita dikromatis akan mengalami gangguan penglihatan terhadap warna-warna tertentu. Dichromacy dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan pigmen yang rusak:

a) Protanopia adalah salah satu tipe dichromacy yang disebabkan oleh tidak adanya photoreceptor retina merah. Pada penderita protonopia, penglihatan terhadap warna merah tidak ada. Dichromacy tipe ini terjadi pada 1 % dari seluruh pria. Keadaan yang paling sering ditemukan dengan cacat pada warna merah hijau sehingga sering dikenal dengan buta warna merah – hijau.
b) Deutranopia adalah gangguan penglihatan terhadap warna yang disebabkan tidak adanya photoreceptor retina hijau. Hal ini menimbulkan kesulitan dalam membedakan hue pada warna merah dan hijau (red-green hue discrimination).

-Monochromacy
Monochromacy atau akromatopsia adalah keadaan dimana seseorang hanya memiliki sebuah pigmen cones atau tidak berfungsinya semua sel kerucut(cones cell). Pasien hanya mempunyai satu pigmen kerucut (monokromat rod atau batang). Pada monokromat kerucut hanya dapat membedakan warna dalam arti intensitasnya saja dan biasanya 6/30. Pada orang dengan buta warna total atau akromatopsia akan terdapat keluhan silau dan nistagmus dan bersifat autosomal resesif . Bentuk buta warna ini dikenal juga :

a) Monokromatisme rod (batang) atau disebut juga suatu akromatopsia di mana terdapat kelainan pada kedua mata bersama dengan keadaan lain seperti tajam penglihatan kurang dari 6/60, nistagmus, fotofobia, skotoma sentral, dan mungkin terjadi akibat kelainan sentral hingga terdapat gangguan penglihatan warna total, hemeralopia (buta silang) tidak terdapat buta senja, dengan kelainan refraksi tinggi. Pada pemeriksaan dapat dilihat adanya makula dengan pigmen abnormal.
b) Monokromatisme cone (kerucut), di mana terdapat hanya sedikit cacat, hal yang jarang, tajam penglihatan normal, tidak nistagmus.

Tahukah anda, apa yang membuat anda dapat melihat warna?

Ini dikarenakan oleh sel kerucut dalam mata yang memiliki 3 jenis sensor penyerap warna merah, hijau, dan biru. Jika salah satu atau seluruh sel kerucut ini rusak, terjadilah buta warna.
Jika hanya dua warna tersebut yang hadir, itu sama saja seperti Anda menonton acara televisi pada layar monokrom (Monochrome).

Lalu, bagaimana dengan mereka yang mengalami buta warna?

Seorang penderita buta warna akan mengalami kesulitan dalam membedakan warna, ini dikarenakan terganggunya pigmen yang menghasilkan tampilan berwarna pada mata. Penderita biasanya sulit membedakan warna merah dan hijau; atau kuning dan biru.

Pada kasus yang parah, penderitanya bahkan hanya dapat melihat warna putih, hitam, dan abu-abu—kondisi ini disebut Achromatopsia. Laporan berdasarkan healthline.com memberikan fakta unik dan mengatakan bahwa buta warna cenderung menimpa pria, sedangkan wanita dicurigai sebagai pembawa kromosom yang menyebabkan buta warna.

American Optometric Association memperkuat dugaan ini dengan menyebutkan, ada sekitar 8% pria kulit putih yang lahir dengan kondisi buta warna dan 0.5% pada wanita. Walaupun seringkali disebabkan oleh cacat genetika, buta warna juga dapat terjadi pada Anda yang penglihatannya normal. Hal ini terjadi karena penyakit yang merusak sistem saraf optik ataupun retina Anda.

Kesehatan bayi merupakan hal yang terpenting bagi perkembangannya kelak. Pada umumnya jika kesehatan bayi berjalan normal, maka pada usia 4 tahun anak bayi sudah dapat membedakan beragam warna dengan bahasa verbal, setidaknya warna-warna primer (merah, hijau, biru dan kuning). Dengan demikian jika bayi mengalami buta warna maka orang tua sudah dapat mendeteksinya sejak saat itu. Hanya perlu dipahami bahwa buta warna memiliki 2 jenis; yaitu buta warna total dan buta warna pasial.

> TES WARNA

buta warnaTentu saja Ibu-Bapak tak perlu langsung panik apabila menemui si kecil tak bisa membedakan warna. Ketidakmampuan tersebut bisa saja karena kelalaian Bapak dan Ibu sendiri, lo. Begini, Bu-Pak, seorang anak yang tidak pernah dikenalkan dengan berbagai warna pun bisa saja tidak akan mengenal warna, kan?

Nah, ada semacam tes untuk mendeteksi apakah seorang anak menderita buta warna atau tidak? Pada buta warna kongenital bisa dilihat dari pedigree (silsilah keluarga). Bisa dipastikan anak buta warna karena anggota keluarga yang lain ada yang buta warna juga. “Jadi, bila Bapak-Ibu sudah tahu ada kakek-nenek, om-tante, ada yang buta warna, maka harus mencurigai keturunan laki-lakinya akan juga menderita buta warna,”

Sementara anak perempuan hanya akan menjadi pembawa sifat. “Hal inilah yang harus ditekankan pada orang-orang yang nenek moyangnya memiliki riwayat buta warna, terutama kalau kita lihat garis hereditasnya ke generasi selanjutnya. Kalau kakeknya buta warna, jangan-jangan anak kita buta warna, dan seterusnya.”

Secara fisik, penderita kelainan penglihatan warna kongenital ini memang normal. Buta warna jenis ini juga tidak akan bertambah progresif atau bertambah parah karena memang bukan penyakit. “Bila dari sononya anak hanya menderita buta warna partial atau sebagian, ya, akan partial selamanya. Berbeda dengan buta warna acquired, mungkin awalnya yang diserang hanya sebagian, tapi makin lama bisa jadi akan rusak keseluruhan.”

Nah, untuk mengetahui buta warna jenis ini harus dilakukan dengan tes warna. Tes ini bisa dilakukan sedini mungkin, saat anak dalam usia pra sekolah. Hanya saja tidak mudah melakukannya karena anak-anak usia ini masih dianggap terlalu muda. “Anak tidak akan memberikan penampilan yang memuaskan karena diperlukan pengalaman konsep. Biasanya, anak akan mengalami kesulitan persepsi dengan tes tersebut.” Semisal pada tes Ishihara (rekonstruksi digital), dimana dari kelompok warna-warna kemudian muncul huruf. “Anak-anak yang susah melabel atau susah untuk menyebut bentuk-bentuk angka bisa saja terbalik membaca. Misalnya angka 23 dia baca 32. Ini, kan, tidak berarti dia buta warna.”

Mendeteksi secara dini anak balita Anda yang mengalami buta warna adalah sesuatu yang sangat penting sebelum ia menemukan kekurangan di usia sekolahnya. Pada anak usia sekolah, keadaan buta warna dapat menyebabkan frustrasi karena selalu salah dalam menjawab pertanyaan tentang warna-warna, dan mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan warna, seperti melukis, membuat pola, dan memasak.

Terus kunjungi situs http://obatkhususmata.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya. Baca juga : Tips Alami Untuk Menghilangkan Mata Panda

Deteksi Buta Warna Sejak Dini Pada Anak

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *